Malam itu sepi karena banyak teman yang tidak berangkat mungkin disebabkan sejak jam 5 sore tadi hujan mengguyur kota ini. kuangkat tubuhnya hingga dadanya ada didepan hidungku, kumasukkan putingnya kemulutku, kukulum, dan mmmnnhh ternyata keluar air susunya.“wah, kamu ada susunya yaaa?” kataku sambil terus meneguk susu tawar itu, maklum aku kehausan karena sudah ‘bermain’ dengan kakaknya. Bokepindo “mmm baiklah, ada jas hujannya tho?”“iya mbak, tapi cuma satu, nanti dibelakang khan nggak kena hujan” kataku meyakinkannya, padahal dia sudah basah kuyup oleh hujan. kukulum bibirnya, dia membalas dengan napas memburu. Keliatan sekali dia sangat bernafsu, mungkin dia sudah lama tidak pernah melakukannya.




















