hmm.. Bokeb Dan akhirmya ia memenuhi keinginanku.. Dia tersenyum dan berdiri sambil membelai pipiku. wajahku kini terbenam di antara belahan buah dadanya.. Tapi kalo pulang, Cie Pin naik bis sedang aku dijemput Cie Sian. Kamu kan masih anak kecil..”
Lalu dia menunjuk burung-ku“Punya kamu itu kekecilan. “Cie Len.. “Enak kan ‘maen’ sama Ciecie..?”Aku.. Waah, pasti di antara kakinya itu ada..“Kamu boleh liat badan Ciecie semuanya, Say..” katanya memutus lamunanku, “Ciecie sayang sama kamu, abis kamu imut sih..”
“Ciecie emang butuhnya berapa duit?” aku memberanikan diri bertanya. Kecil-kecil udah nonton BF. soalnya anak SMP ku itu dari dulunya, juga pada waktu itu, bahkan sampai sekarang.




















