Aku agak terkejut dan mengeluarkan kontinya dari dalam mulutku sehingga muncratan mani berikutnya membasahi wajahku. Gak banyak pembicaraan yang kami lakukan, aku dah mulai ngantuk, kekenyangan – penyakit orang kaya, kalo bis makan trus ngantuk. Bokep Tante aku menghampirinya, “Blon slesai kerjanya bang”. keelluuaarr..” Dengan hitungan detik kami berdua orgasme bersama sambil merapatkan pelukan dan kontinya berkedutan di dalam vegiku. “yah…nggak tau harus gimana duluan” jawabnya. ya abang jadi bapaknya.” Akhirnya kami pun kelelahan dan tertidur.Kira2 satu jam kami tertidur, aku terbangun dan menuju ke kamar mandi, pipis. “Ayo bang cepat, Sintia sudah tidak tahan lagi” pintaku dengan bernafsu. “nggak apa-apa, nggak usah malu…..enak lagi” balasku. Sintia nggak tahaann.. Tapi lumayanlah, gunung es lebih mencair dibandingkan semalem.Sesampainya di rumah, dia mandi duluan dan langsung menonton tv. Dah selesai semuanya baru terasa laper karena




















