Sesekali disibakkan rambutnya yang mulai basah terurai. Tiba-tiba saya tersenyum simpul, mengingat ucapan seorang yang saya tuakan dalam hidup ini. Bokep Indo Terbaru Lumayan lah, malam libur seperti ini ada juga yang bisa dikerjakan. “Boleh tapi di mana?”, tanyaku lagi. Masih terbayang bening matanya, saat terakhir kumemandangnya di pintu apartemennya. Katanya menimba ilmu, pengalaman dan sense terlebih dulu, untuk nantinya membuka usaha serupa dengan modal sendiri, itu jawabannya yang diberikan kepadaku saat ku tanya mengapa dia memilih untuk jadi “ekor naga”, daripada menjadi “kepala ayam” (buat mas dan mbak yang sudah terjun ke dunia kerja, pasti tahu istilah ini). Ia kini sedang menyelesaikan kuliahnya di Boston, USA. Masih sempat kupadamkan lampu kamar tidur saat kami mulai memasukinya. Antrian tamu yang hendak memberikan selamat telah mengekor panjang dengan saya sebagai salah satu korbannya, dengan diiringi




















