Tubuhku mulai menggeliat-geliat tak tahan merasakan rangsangan seluruh tubuhku.Bondan rupanya menikmati tontonan ini, dia memandangi kecantikan wajahku yang kini sedang terengah-engah bertarung melawan rangsangan, nafsunya mulai memanas, tangannya mulai meraba tubuhku tanpa bisa kuhalangi lagi. Bokepindo Tetapi belakangan ini dia selalu pulang terlambat. “Rit, kamu memang istriku yang baik, kamu harus bisa mengerti kesulitanku saat ini, dan aku mau kamu membantu aku untuk mengatasinya”, katanya. Malam ini dia lain sekali sentuhannya lembut. “Bukankah selama ini aku sudah begitu Mas”, sahutku. Kadang-kadang ia memberikan uang belanja lebih padaku. Kedatangan Bondan inilah yang memicu perubahan dalam rumah tanggaku. Sehingga secara tidak langsung akulah yang menjadi taruhan di meja judi. “Apa syaratnya, Mas?” tanyaku penasaran.




















