Perjalanan cinta kami bisa dibilang cukup mulus. Bokep Jilbab/Hijab Dan sangat empuk. “Nuwun nggih mbak.”Aku duduk menunggu. Pernah membayangkan membuka kancing-kancing besar pada kain jeans? Mulus tak bercela. Manis juga. Tapi kepepet sih, harus cari upa (”cari nasi”) di Jakarta.Tak lama kemudian bis itu datang juga. Tubuhnya menegang.Aku kembali mengelusnya. Kemudian jariku kugerakkan. Matanya juga terpejam ternyata.Tiba-tiba ibu itu menggeser sedikit tubuhnya. Kilatan cahaya dari luar bus memberikan sedikit penglihatan mengenai ibu di sampingku. Benar-benar basah. Aku? Tapi aku mendengar dia menghela napas. aku kembali menutup mataku.Perjalanan ini sesungguhnya bakal menyenangkan, kalau tidak harus mendengar rengekan anak 5 tahun yang sepertinya tidak pernah diam itu.




















