Sekalii… Aaaghhh… Aaku.. Bokep Colmek Proposalnya pak Fahri bawa sekarang?” suaminya bertanya kembali.“Hahaha… Pak Herry memang pebisnis tulen, kita kan lagi makan malam jadi saya tidak bawa” Fahri menjelaskan.“Hehehe… Bukan begitu pak Fahri, alangkah bagusnya kalau kita bisa selesaikan malam ini, syarat-syarat tambahan pak Fahri akan saya lihat, kalau tidak terlalu memberatkan pihak kami, saya akan langsung setujui, terus kita bisa tanda tangani pra-kontrak itu, baru besok kita buat kontrak kerjasamanya” suaminya menjelaskan.“Baik.. Cukup sekali dan biarlah itu jadi kenangan indah saja dan aku menurut saja, karena aku tahu Ria adalah istri dari rekan kerjaku dan aku menghormati keputusan dia. Akhirnya aku mulai kasihan padanya. Terus.. Ria hanya menggeleng dan mengajakku ke kamar mandi.Di kamar mandi, kami mandi bersama, saling sabun, saling peluk…. Akhirnya aku sampai.. Ahhh”
Aku menurunkan kecepatanku… Tapi tiba2 dia bangun




















