Sementara peliku dipegang ibu dan dielus-elusnya. Bokepindo Aku sih setuju saja. “Buu, aku kaangen banget buu…, Tomyy kangen banget…, Tomy anak nakal buu..”, bisikku. Sumpah deh. Aku naik ke atas ibu mertuaku bertelakan pada siku dan lututku. Kami saling menjaga diri. Aku ciumi ibu mertuaku dengan penuh nafsu. Sore harinya kami jadi pergi ke rumah sakit, dan pulang sudah sehabis maghrib. Hati-hati setirnya”. Malam itu kami mandi bersama, saling menyabuni, menggosok, meraba dan membelai. Sebenarnya kaca mobilku juga sudah gelap, sehingga tidak takut ketahuan orang. “Buu, Tomy kangen banget buu…, Tomy kangen banget”. Kami saling mengasihi, antara ibu dan anak, antara seorang pria dan seorang wanita, kami tulus mengasihi satu sama lain.




















