Kini ia mengincar kakak iparku juga.“Cepat Bu, jawab teleponnya” katanya pelan sambil melihat ke arah gagang telepon, “atau saya yang jawab sambil nyeritain keadaan disini selama Bapak pergi”Dengan mata melotot marah aku mengambil gagang telepon itu.“Ehh…iya Mbak Reni…emmm…jadi gimana?” aku meneruskan pembicaraan dengan suara lemas.“Gimana apa Dhe…aku kan sudah ngepak barang-barangku, tinggal besok berangkat ke tempat kamu, siang kamu di rumah kan? Bokep Tante Saat itu aku hendak memasak tapi aku lupa kalau persediaan di dapur sudah kosong, akhirnya kuputuskan untuk belanja ke supermarket terdekat“Pak Joko….tolong antar saya ke supermarket ya,”“Iya Non,” jawabnya dari seberang, selesai bersiap-siap, aku menuju mobilku yang sudah siap di depan rumahku,“Siang ini non terlihat sangat cantik sekali, he..he… “ aku sedikit risi saat tangannya mencolek pantatku,“Jangan kurang ajar ya Pak, ini masih siang!” bentakku saat tangannya semakin berani




















