Uang sudah ada. Bokep Tante Punya interest yang membuatku semakin ingin menempuh perjalanan masuk ke pelosok john sudut pantai. aku tidak menemukan sedikitpun percik-percik cinta sejak pernikahan yang selama setaahun kami tempuh. Pembicaraanku dengan Fariz, bagaimana aku bersandar john manja di bahunya. Alhasil, aku memang hanya bisa bertemu dengan suamiku di rumah pada malam hari. Uang sudah ada. Segera saja setelah semua hidangan itu masuk memenuhi rongga perut, kuceritakan semua uneg-uneg di kepalaku. Kuawali pertemuanku dengan ibu, memeluknya erat john tak kulepaskan. dan aku merasa masih sangat muda untuk mempunyai anak. Kuberi dia harapan yang entah bisa kupenuhi atau tidak. Dan dari kegemaran yang sama itulah kami jadi semakin dekat. Untuk memulai cerita ini, Panggil saja Kwa Tri, Ketika menikah sekitar satu tahun semuanya berjalan dengan baik-baik saja.




















