Ia sendiri seakan kesetanan menunggu lubang memeknya dimasuki jari-jariku. Sex Bokep Lalu tanganku diraihnya, dimasukkannya ke dalam CD-nya. Gila, pikirku. Ia tetap menciumiku. Lalu, tak sabar, diturunkannya CD-nya yang sudah di pahanya. Aku tidak tahan lagi. Kuremas-remas bulatan pantatnya, sambil kugesek-gesekkan ujung hidungku terus. Lia seakan kesetanan, ia langsung melepas kaos yang dipakainya. Dari sekian wanita yang pernah “kutelanjangi”, baru kali itu aku melihat pubis (rambut memek) yang demikian lebat. Habis itu lalu terjadi “perkosaan”. Ayah Lia waktu itu sedang masuk RS dan aku setiap malam menunggui, bergantian berdua dengan Erik atau dengan Lia, sampai juga meninggal setelah 10 hari dirawat. Ia menempelkan badan erat-erat ke badanku. Spontan, kalau ia terdengar mengeluh sedikit, aku mengelus-elus kepalanya.Setelah beberapa saat, tiba-tiba saja, aku sudah menciumi pipinya.




















