Sedangkan kamera tetap merekam, maju mundur agar mendapatkan sudut yang bagus.Fahmi juga tidak tinggal diam, ia memegang tangan Karen lalu diletakkannya di penisnya. Film Porno Timing yang harus mereka kejar adalah dua jam, minimal paling tidak bisa satu jam setengah agar film mereka bisa diterima.“Bagus!”, kata Florensia yang sedang merekam. “Lumayan nih, bisa buat isi pulsa selama beberapa bulan”, Karen sangat gembira, langsung saja uang tersebut ia tarik dan ia pakai untuk foya-foya.***
“Kamu dapat uang dari mana?”, tanya mama nya ketika Karen pulang sambil membawa martabak telur yang ia beli untuk keluarganya. Tanpa pikir panjang, Karen langsung menyanggupinya.Dengan iming-iming gaji yang besar, di mana Karen akan dibayar dengan bayaran yang lumayan perphotonya. Uangnya hanya dihabiskan untuk foya-foya, belanja pakaian mahal, parfum mahal, kosmetik mahal, ke salon, dan lain sebagainya layaknya artis atau anak-anak




















