Ditariknya tangan sang putra untuk masuk ke dalam rumah. Bokep Sudah jelas itu anak siapa, tapi sepertinya mas Iqbal tidak curiga.Malah laki-laki itu kelihatan sangat senang dan gembira, sama sekali tidak curiga saat Anis kelepasan ngomong, ”Selamat, Fiq, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ayah,” Benar kan?” tuduh Anis.Safiq terdiam, tidak tahu harus menjawab apa. Anis akan memberikan tubuhnya!Jangan dikira mudah melakukannya. Safiq senang bisa membuat Umi bahagia.”
”Tapi kamu juga nikmat kan?” goda Anis. Dipeluknya bocah kecil itu dan berbisik, ”Umi tunggu di rumah, belajar yang rajin ya…”Safiq mengangguk. ”Mau kemana, Mi?” tanya Safiq cepat, takut tidak mendapatkan jatahnya.




















