tunjukkan kamarmu”Rachel membawa Robert masuk ke kamarnya. Bokeb Tapi Robert cukup sigap untuk mempertahankan miliknya itu. Rachel tersenyum dan mengulurkan tangannya:“Hai, saya Rachel. Ia lalu duduk di tepi ranjang. Semprotan kedua malah masuk ke dalam mulutnya yang terbuka. Lalu ia melangkah keluar pintu.“Tunggu!” teriak Rachel berusaha mencegah Robert. Apa yang anda mau? Lagipula itu bertentangan dengan keyakinan saya!” tegas Rachel sambil memandang Robert dengan jijik.“Rachel manis, kamu sudah cukup terkenal sekarang” kata Robert. Saya sudah punya banyak uang!” kata Robert. Keluarkan, dan masukkan ke mulutmu. Uang? Suruh masuk saja Bi” serunya.Ia lalu merapikan pakaiannya serta makeup tipis yang menghiasi kecantikan wajahnya. tunjukkan kamarmu”Rachel membawa Robert masuk ke kamarnya.




















